Database Colletions
Lebih dari 2000 spesies tanaman yang diawetkan di Bali Botanic Garden, merupakan tanaman dari daerah pegunungan dari Indonesia timur: Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Tanaman baru yang diperoleh dari pembibitan komersial, arboreta, kebun botani, program pemuliaan tanaman dan ekspedisi mengumpulkan. Selanjutnya
Berita
![]()
24/06/2011. Tahun 2011 Kebun Raya Bali kedatangan empat CPNS baru. Setelah melewati ribuan pesaing, akhirnya Novi Harun A.R., Arief Priyadi, Catur Nugroho dan Taufik Akbar. selengkapnya...
Intership Program of Leo Franiatte
![]()
24/06/2011. Leo Franiatte, pria jangkung asal Perancis ini pada bulan Februari 2011 telah melakukan internship program di Kebun Raya Bali. Leo panggilan akrabnya selengkapnya...
Kebun Raya Bali Meraih Cipta Award 2011
![]()
27/09/2011. Kabar membanggakan datang dari Bali. Citra Pesona Wisata (Cipta Award) telah diraih oleh Kebun Raya "Eka Karya" Bali-LIPI. selengkapnya...
Enam mahasiswa pascasarjana University of Delaware mengunjungi Kebun Raya Bali.
![]()
16/01/2012. Enam mahasiswa Pascasarjana University of Delaware didampingi dua orang staf administratif Longwood. Gardens selengkapnya...
Jumlah Koleksi, Herbarium dan Biji Kebun Raya Bali Bulan Desember 2011
![]()
17/01/2012. Tidak bisa dipungkiri berbagai jenis tumbuhan yang ada di Kebun Raya Bali merupakan aset yang tak ternilai yang harus dijaga selengkapnya...
Angin Kencang Tumbangkan Koleksi Kebun Raya Bali
![]()
24/01/2012. Kawasan bedugul diguyur hujan lebat disertai angin kencang selasa malam (24.1.2012). Akibat angin kencang tersebut beberapa koleksi tumbuhan selengkapnya...
Lokasi, Jam dan Biaya
Kebun Raya Bali terletak di daerah Bedugul di tengah-tengah pulau Bali sekitar 60 KM dari Denpasar. Transportasi umum tidak nyaman karena jadwal yang tidak teratur, pengunjung disarankan untuk menggunakan bus tourish, mobil, taksi, atau sepeda motor.
Biaya
Pererongan IDR 7,000
Parkir motor IDR 3,000
Parkir mobil IDR 6,000
Parkir bus IDR 12,000
Mobil diperbolehkan untuk berkeliling taman dengan biaya tambahan Rp 12.000. Selanjutnya
Koleksi Tumbuhan
Lebih dari 2100 jenis dan 18,000 spesimen tumbuhan menjadi koleksi Kebun Raya Bali yang berasal dari pegunungan kawasan Indonesia timur, meliputi: Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku dan Papua. Tiap tahunnya koleksi ini terus bertambah yang berasal dari hasil eksplorasi, pertukaran biji antar Kebun Raya, perbanyakan tanaman dan dari pembibitan komersial. Karena keunikan Kebun yang menggabungkan unsur alam dan penataan landscape menjadikan Kebun Raya dapat menata koleksi sesuai dengan habitat aslinya, dari perairan, darat dan epifit.
Kebun Raya secara aktif melakukan eksplorasi ke berbagai daerah terutama pegunungan Kawasan Indonesia Timur. Hasil eksplorasi ini merupakan ujung tombak penambahan koleksi yang sangat berguna bagi usaha konservasi dan restorasi. Biji dan tanaman yang dikoleksi adalah jika memiliki asal yang diketahui dan terdokumentasi, atau diimpor secara legal. Tumbuhan yang memiliki potensi infasif, polusi genetika atau membawa hama dan penyakit akan secara hati-hati diseleksi atau dievaluasi sebelum diterima.
Penataan Koleksi
Kebun Raya ditata dalam bagian yang disebut Vak yang ditulis dengan huruf angka Roman (contoh: V) dan dibagi lagi menjadi sub-vak (contoh: V.A). Tanda itu dituliskan pada tugu kecil dari beton yang dicat hijau. Masing-masing tanaman akan diberi nomor unik dalam bentuk papan nama, meliputi nama ilmiah, asal tanaman dan nomor akses yang berhubungan dengan database. Tiap tumbuhan digolongkan menurut sukunya yang mencerminkan hubungan kekerabatannya, dari tumbuhan paku, tumbuhan biji sampai tumbuhan berbunga.
Koleksi Khusus
Selain koleksi umum diatas, koleksi khusus juga dikembangkan berdasarkan tema atau kekhasannya. Koleksi khusus ini adalah anggrek, kaktus, begonia, tumbuhan paku, tumbuhan air, tumbuhan obat, tumbuhan upacara adat dan mawar. Koleksi khusus ini ditempatkan di dalam rumah kaca dan/atau ditata dalam gaya pertamanan yang unik.