Database Colletions

More than 2000 species of plants are preserved at Bali Botanic Garden, represent plants from montane areas of the eastern Indonesia: Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku and Papua. New plants are acquired from commercial nurseries, arboreta, botanic gardens, plant breeding programs and collecting expeditions. Read more

 

News

1 2 3 4 5 6

 

Pra Kongres Jabatan Fungsional Pranata Humas

25-02-2015. Perwakilan Pranata Humas Kebun Raya Bali ikut serta dalam kegiatan Pra Kongres Jabatan Fungsional Pranata Humas yang diselenggarakan selengkapnya...

Pertemuan Akhir Tahun 2014 Pegawai KR Bali

25-02-2015. Sudah 55 tahun perjalanan Kebun Raya Bali, semangat kebersamaan tetap hidup di hati pegawai termasuk dalam rangka mengiplementasikan selengkapnya...

Suplir dari Kepulauan Sunda Kecil

09-04-2015. Suplir (Adiantum; Pteridaceae) merupakan marga tumbuhan paku yang cukup dikenal. Hampir semua anggotanya memiliki tangkai daun yang hitam mengkilat dan kumpulan selengkapnya...

Staf Peneliti KR Bali Berperan Aktif dalam Workshop Taksonomi di Thailand

09-04-2015. Workshop international di bidang taksonomi tumbuhan paku dan lumut kembali digelar oleh ASEAN Centre for Biodiversity (ACB) pada tanggal 20-30 Januari 2015 selengkapnya...

Sosialisasi Inovasi Pelayanan Publik LIPI

10-04-2015. Sehubungan dengan pelaksanaan Undang-Undang nomor 25 tahun 2009 tentang peningkatan layanan publik, Biro Kerjasama Hukum dan Humas (BKHH) LIPI menyelenggarakan selengkapnya...

KR Bali Hadiri Sosialisasi Pedoman di Lingkungan LIPI

10-04-2015. Sosialisasi pedoman di lingkungan LIPI yang diselenggarakan pada 10 Februari 2015 di Auditorium PDII LIPI dihadiri oleh perwakilan dari setiap Satker LIPI, selengkapnya...

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Location, Hour & Admission

The Bali Botanic Garden is located at Bedugul area in the middle of Bali island about 60 KM from Denpasar. Public transportation is not convenient due to irregular schedule, visitors adviced to use tourish bus, car, taxi, or motorbike.

Admission

Domestic visitors IDR 7,000

Foreign visitors IDR 18,000

Motorbike parking IDR 3,000

Car parking IDR 6,000

Bus parking IDR 12,000

Car is allowed to drive around the garden with additional fee IDR 12,000. Read more

 

 

 

 

 

Suplir dari Kepulauan Sunda Kecil


09-04-2015.  Suplir (Adiantum; Pteridaceae) merupakan marga tumbuhan paku yang cukup dikenal. Hampir semua anggotanya memiliki tangkai daun yang hitam mengkilat dan kumpulan kotak spora yang tertutup oleh selaput palsu berupa tepi daun yang terlipat. Jumlah jenis suplir di dunia diperkirakan berkisar antara 200-280 jenis, namun di Indonesia jumlah jenisnya belum bisa dipastikan.

Oene Posthumus, seorang ahli botani berkebangsaan Belanda, menemukan 11 jenis suplir pada tahun 1944 di kawasan Kepulauan Sunda Kecil yang meliputi Bali dan Nusa Tenggara (Lombok, Sumbawa, Flores, Timor, Sumba dan beberapa pulau kecil diantaranya). Lima jenis diantaranya telah berhasil dikoleksi oleh Kebun Raya Bali yaitu Adiantum caudatum, A. diaphanum, A. edgeworthii, A. hispidulum dan A. philippense. Kebun Raya Bali juga memiliki tujuh jenis suplir lain yang berasal dari Kepulauan Sunda Kecil namun tidak disebutkan dalam publikasi Posthumus sebelumnya, yaitu A. concinnum, A. peruvianum, A. raddianum, A. trapeziforme, A. silvaticum dan dua spesimen lain yang belum teridentifikasi. Diperkirakan ketujuh jenis tersebut bukan merupakan jenis asli dari kawasan Kepulauan Sunda Kecil, atau karena adanya nama ganda (satu jenis namun memiliki nama yang berbeda).

Penelitian secara molekuler mengenai suplir dari kawasan Kepulauan Sunda Kecil menunjukkan bahwa suplir-suplir tersebut memiliki variasi secara genetik, baik antar jenis maupun dalam jenis. Hal ini dapat dianggap sebagai petunjuk awal akan adanya jenis tersembunyi, yaitu jenis-jenis yang secara morfologi terlihat sama namun secara genetik telah mengalami perubahan. Ke-12 jenis suplir tersebut ternyata juga tidak mengelompok bersama berdasarkan kedekatan daerah asalnya, namun mengelompok bersama berdasarkan banyaknya kesamaan materi genetiknya. Pengelompokan tersebut tidak sesuai dengan klasifikasi sebelumnya yang dibuat berdasarkan karakter morfologi. Hal ini berarti bahwa yang sebelumnya diduga sebagai kerabat dekat karena kemiripan penampakannya, bisa jadi sebenarnya kerabat jauh karena banyaknya perbedaan dalam genetiknya.

Lebih jauh mengenai hubungan kekerabatan suplir dari Kepulauan Sunda Kecil ini bisa dibaca di Reinwardtia 14(1):143-156. (Wenni S. Lestari).


See all news

 

<< First | < Previous | 1 | 2 | 3 |4 | 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | Next > | Last >> |

 

 

 

 

 

© 2011 Bali Botanic Garden. All rights reserved. Credits
One of the four gardens authorized by Indonesian Institute of Sciences (LIPI)